Warga Kampung Ditengah Kota Makassar Disergap Tim Elang, Penabrak Dansat Polda Sulsel Juga Disergap

SimponiNews.com –  MAKASSAR,-  Tim Elang Satuan Narkoba (Satnarkoba),Polrestabes Makassar kembali menyergap tiga orang pria yang menguasai barang Narkotika,ketiga pria diamankan ini masing-masing bernama Wandi (19),warga Jalan Gotong ,Arto (18),dan Tika (40),keduanya merupakan warga Jalan Pannampu,selain mengamankan keduanya tim Elang juga mengamankan barang bukti dari tangan Wandi berupa satu paket sabu,dari tangan Arto berupa Pireks sisa pakai dan dari tangan Tika diamankan satu paket sabut.

Setelah barang bukti dirampungkan dilokasi tempat penangkapan ketinganya,selanjutnya tim Elang menggiring ketiganya bersama barang haram miliknya untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut di Mapolrestabes Makassar,Senin (3/12/2018),Sekira pukul 00.03 Wita.

Kepala Satuan Narkoba (Kasat Narkoba),Polrestabes Makassar Kompol Diari Estetika yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan  tiga orang pelaku penyalahgunaan Narkotika tersebut,mereka ketiganya diamankan dari informasi yang diterima Satnarkoba Polrestabes yang selanjutnya ditindak lanjuti

“Kami sebelumnya menerima informasi oleh warga jika di Kampung Gotong,Kecamatan Tallo kerap terjadi transaksi Narkotika.Informasi kami tindak lanjuti,kemudian tim Elang kami turunkan untuk menyelidiki lokasi disana.Penyisiran kami lakukan,dan mendapati tiga orang pria yang manampakkan gelagat mencurigakan.Tak butuh waktu lama mereka pun dilakukan penggeledahan badan dan masing-masing ketiganya menguasai barang bukti.Dua orang menguasai paket sabu yakni Wandi dan Tika sementara dari tangan rekannnya yakni Arto ditemukan  pireks sisa sabu,ketiganya bersama barang bukti miliknya langsung diamankan dan kemudian digelandang ke Mapolrestabes untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,”jelas Diari,Rabu (5/12/2018)

Menurut Diari sebelum mereka ketiganya diamankan mereka saat melihat tim elang ,mereka pun sempat berlari.Tapi lokasi sudah di blokade sehingga piahknya bersama personelnya tidak kecolongan.

“Awalnya saat melihat kami ada dua orang lai-laki dan perempuan berlari,tim Elang dengan sigap langsung menyergapnya kemudian mereka dilakukan penggeledahan badan ditemukan barang haram yang dikuasainya,keduanya pun langsung di introgasi dan menyebutkan jika barang haram tersebut adalah milik pria bernama wandi.Wandi yang hendak ditangkap sempat membuang barang haram yang digenggamnya,Namun tim Elang mengendusnya,seorang lelaki bernama Tika yang berada disampingnya saat itu juga digeledah sempat membuang barang haram yang dikuasainya.Itu diungkapkan Wandi bahwa satu paket miliknya diakui sementara satu paket katanya milik Tika,sementara Arto baru saja mengkonsumsi Narkoba dan kami datang menyergapnya,”terang mantan Waka Polres Wajo ini.

Sebelumnya juga tambah Diari dilokasi berbeda seorang pria bernama Steven Sentosa (34),warga asal Jalan Dr.Sutomo Rante Pao,Kabupaten Toraja berhasil diamankan atas keterlibatannnya dalam tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

“Ada juga sebelumnya di lokasi berbeda tepatnya di Jalan Bulu Kunyi.Dimana pria bernama Steven yang sementara mabuk akibat telah mengkonsumsi Narkoba ia sementara mengendarai menabrak Mobil Pak Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Adeni Muhan.Dari kejadian itu hingga Steven dilakukan pemeriksaan dan ternyata ia tengah mengkosusmsi barang haram berupa tembakau gorilla.Itu diungkapkan sendiri saat diamankan,selanjutnya dilakukan pemeriksaan ditemukan tembakau gorilla tersebut yang dikuasainya,”beber Diari

Usai dimintai keterangannya selanjutnya Steven digiring dalam pengembangan, berdasarkan pengakuannnya jika dirinya telah mengkonsumsi tembakau gorilla di rumahnya dari penggeledahan di rumahnya ditemukan barang bukti sisa paket tembakau yang telah ia konsumsi.

“Steven kami tetapkan sebagai tersangka selain menabrak Pak Dansat Brimob Polda Sulsel juga keterlibatannya dalam tindak pidana Narkotika jenis tembakau gorilla.Dari tes urine yang dilakukan terhadap Steven juga hasilnya positif telah mengkonsumsi Narkotika jenis sabu.Kini Steven mendekam di balik jeruji besi,”terang Diari (Arjuna)