Terciduk, Dua Remaja Ingusan Terlibat Kasus Pencurian Motor

SimponiNews.com – Makassar – Dua orang pria yang masih berusia remaja tengah berada di Posko Tim Resimen Mobile (Resmob) Polda Sulsel,kedua remaja ini diamankan lantaran terlibat dalam tindak pidana pencurian motor (curanmor), kepada polisi keduanya mengaku telah melakukan pencurian di tiga titik lokasi, motor yang dijarahnya itu kata dia, hendak di jual murah tanpa kelengkapan surat-surat kendaraan yang dijarahnya itu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi telah menerima informasi penangkapan kedua remaja pencuri motor tersebut.

Dicky mengatakan, keduanya ditangkap dilokasi berbeda, pada rabu dini hari (9/1) sekitar pukul 03.00 Wita. Setelah salah satunya berinisial Fahreza Saputra (14) lebih dulu diamankan saat keberadaannya terdeteksi hendak menjual motor yang dijarahnya. Polisi mengembangkan hingga rekannya pun bernama Halim Ramadahan (17) berhasil diamankan di Jalan Sungai Saddang Baru.

“Jadi terungkapnya dalang pencurian motor dilakukan oleh dua orang remaja yang diamankan oleh Tim Resmob Polda Sulsel, ketika Tim Resmob turun melakukan penyelidikan dari laporan polisi yang diterimanya dari Polsek Panakkukang yang terigestrasi dengan laporan Polisi LP/16/K/I/2019/Restabes Makassar/Sek Panakkukang.Dari hasil penyelidikan di peroleh informasi dilapangan jika ada remaja yang diduga pelaku pencurian motor hendak menjual motor yang dijarahnya itu dengan harga murah. Tanpa menunggu lama Tim Resmob Polda langsung bergerak kelokasi yang dituju, setibanya mengintai lelaki yang sudah dikantongi ciri-cirinya dan ternyata betul saja lelaki yang masih berusia remaja itu hendak menjual motor hasil jarahannya.

Penyergapan dilakukan Reza pun tak bisa berkutik.Dia langsung dibekuk,selanjutnya digelandang ke Posko Resmob Polda Sulsel,”jelas Dicky

Dari penangkapan remaja ini kata Dicky barang bukti yang berhasil disita berupa satu unit motor merk Yamaha Mio Soul warna hitam,satu unit motor Suzuki warna hitam dan satu lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) merk Suzuki atas nama Santo Johan

Menurut Reza, dirinya mengaku telah melakukan pencurian motor di tiga titik lokasi,aksinya pun kata dia dibatu oleh rekannya bernama Halim Ramadhan,”Kicau Reza menyebutkan rekannya hingga pada hari itu juga Tim Resmob menggiringnya dalam pengembangan penunjukan persembuyian rekannya,yang tengah berada di jalan Sungai Saddang, sebuah rumah dilokasi ini disergap.Hasilnya rekan Reza yakni Halim terciduk, selanjutnya keduanya kembali digiring ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk menjalani kepentingan penyelidikan dan penyidikan,”kata Dicky

Lebih lanjut perwira tiga bunga melati di pundaknya ini menyebutkan jika kedua pelaku kepada polisi sambung Dicky mengakui perbuatannya bahwa ia keduanya melakukan pencurian motor di tiga titik.

“Tiga lokasiyang disebutkan itu masing-masing di Jalan Pandang Raya tepatnya di pintu belakang swiis Belinn Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang di sana Reza dan Halim menjarah motor Yamaha Mio Soul warna hitam dengan Nomor Polisi DD 3901 RF,kemudian di Jalan Landak Baru di sana keduanya menjarah Motor merk Suzuki Mio Sporty warna hijau,aksinya itu pada bulan Desember 2018 lalu dan terakhir di Jalan Mappayukki Lorong 128 Nomor 5 Kelurahan Mariso, Kecamatan Mariso dilokasi ini kedua pelaku menjarah motor merk Suzuki Satria warna hitam aksi itu terjadi pada pekan lalu tanggal 3 Januari 2019 sekitar pukul 20.00 Wita.Kini keduanya diserahkan Tim Resmob Polda ulsel ke Polestabes Makassar untuk proses hukum lebih lanjut,”pungkas Kombes Pol Dicky