Komplotan Begal dan Curanmor Antri Masuk Rumah Sakit

SimponiNews.com – Makassar – Tim gabungan Timsus Polda Sulsel bersama Resmob Polsek Tamalanrea berhasil mengungkap komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya dihadiahi timah panas, sabtu (9/3/2019) sekitar pukul 04.00 wita.

Lima tersangka Komplotan begal dan curanmor, 4 diantaranya mengalami luka tembak pada bagian kakinya harus ngantri mendapatkan perawatan medis di rumah sakit bhayangkara sambil menahan rasa sakit.

Perbuatan kelima komplotan begal dan curanmor sudah sangat meresahkan warga kota Makassar khususnya Kecamatan Tamalanrea dan Kecamatan Biringkanayya yang kerap kehilangan motor dan aksi begal dengan menggunakan senjata tajam.

Dipimpin Kanit Timsus Polda Sulsel Ipda Arthenius MB berhasil mengamankan 5 tersangka dengan identitas, Muh. Faisal (19), Muh. Arfa alias Popo (18), Ruslan alias Kallang (16),  Asrul alias Gassing (21) dan Reynaldi alias Dikin (17), mereka semuanya warga Kapasa Kecamatan Tamalanrea kota Makassar.

Ipda Arthenius MB menerwngkan penangkapan kelima tersangka ini berdasarkan laporan polisi sebagai berikut

1. Nomor : Lp/1092/IX/2018/Restabes makassar/sek. Tamalanrea , tanggal 13 sepetember 2018.
2. Nomor : Lp/44/I/2019/Restabes makassar/ sek tamalanrea tanggal 09 januari 2019.
3. Nomor : LP/75/I/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea tanggal 18 januari 2019.
4. Nomor : LP/114/I/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea tanggal 30 januari 2019.
5. Nomor : LP/1250/XII/2018/Restabes makassar/ sek. Biringkanayya, tanggal 25 Desember 2018.
6. Nomor : Lp/35/II/2019/Restabes makassar/sek. Tamalanrea , tanggal 02 februari 2019.
7. Nomor : LP/88/X/2018/Restabes makassar/ sek. Tamalanrea, tanggal 18 oktober 2018.

Athen menambahkan selain itu kami mengamankan barang bukti dari ke lima tersangka yakni, 1 buah Hp samsung warna biru j5, 1 buah Hp sony experia warna hitam, 1 buah Hp xiaomi redmi 3, 1 unit sepeda Motor yamaha mio j, 1 unit sepeda motor yamaha Mio fino , 1 unit sepeda motor honda scoopy warna abu.

Dari hasil keterangsn tersangka uang hasil kejahatan mereka dipakai foya-foya. Selanjutnya tersangks usai mendapatkan perawatan medis langsung kami serahkan ke Polsek Tamalanrea guna proses hukum lebih lanjut.”tutup Arthen