Dua Pembunuh Terkejut . Polisi: “Mau Kabur Kemana Kalian, Balikpapan Ini Indonesia”

SimponiNews.com – MAKASSAR,– Pelarian dua orang tersangka dalam tindak pidana pembunuhan masing-masing bernama Syahrul alias Callu (28), dan Adhe Fadillah (22) yang merupakan keduanya warga Agama Jalan Dr Laimena lorong 45, Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakukkang ini akhirnya terhenti setelah Polisi mengepung persembunyiannya, keduanya pun ditangkap, Selasa (12/3/2019)

Perburuan yang cukup jauh berbuah hasil, hingga kedua pembunuh Michael Killa sapaan akrabnya Mika pun tak bisa berkutik. Dia hanya terkejut melihat polisi asal Makassar mengepungnya di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Petugas pun berujar ‘ Mau Kabur Kemana Kalian Balikpapan ini Indonesia. Ada Polrinya,” ujar petugas kepolisian. Keduanya pun diterbangkan ke Makassar, setibanya langsung digiring ke sebuah ruang penyidik di Mapolrestabes Makassar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepala Kepolisian Resort Besar (Kapolrestabes) Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo yang dikonfirmasi mengaku telah mendapat kabar penangkapan kedua tersangka pembunuh warga Bukit Batu, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala itu.

Hanya saja perwira tiga bunga melati di pundaknya itu enggan bisa menjelaskan lebih jauh pemicu pembantaian yang dilakukan kedua tersangka. Namun menurut pengakuan kedua tersangka telah mengakui perbuatannya menikam korban mengakibatkan korban meninggal dunia.

” Kami belum dapat menyimpulkan kronologi pembunuhan yang dilakukan kedua tersangka. Namun kedua tersangka menikam korban mengakibatkan korban meninggal dunia. Dari penangkapan keduanya turut diamankan barang bukti berupa satu unit motor Suzuki Smash yang digunakan saat pelariannya usai menikam korban,” ujar Kapolrestabes.

Sebelumnya pihak kata Kapolrestabes korban melayangkan laporan dengan nomor laporan polisi LP / 32 / II /K/ 2019 / Polrestabes Makassar, Polsek Manggala pada tanggal 09 Februari 2019.

“Jadi memang sebelumnya kami terima laporan pada tanggal 9 Februari 2019 lalu. Kejadian itu tepatnya di Bukit Batu, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala. Aduan korban disebutkan jika seorang lelaki bernama Michael Killa telah meninggal dunia setelah ditikam oleh pelaku. Laporan itu kemudian ditindak lanjuti. Sebulan perburuan dilakukan hingga Tim Reskrim Polsek Manggala di pimpin Kanit Reksrim Polsek Manggala Iptu Syamsuddin didampingi Ipda H. Muh. Ashar bersama personel ke Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Disana tersangka bersembunyi hingga akhirnya kedua tersangka berhasil diringkus,” jelas Kapolrestabes.

Menurut informasi sebelumnya menyebutkan bahwa Mikael Killa (31),yang merupakan pegawai honorer Primkopau (Primer Koperasi Angkatan Udara) koperasi Lanud Sultan Hasanuddin kala itu dalam perjalanan pulang kerja dan akan melayat ke rumah sepupunya yang meninggal dunia.

Tidak lama pada Jumat malam (8/2/2019) sekitar pukul 22.30 wita. Korban mendapat penyerangan oleh pemuda hingga mengakibatkan korban mendapat luka tikaman. Kkorban akhirnya meregang nyawa

Simon (49) paman korban yang bekerja sebagai PNS di koperasi Lanud Sultan Hasanuddin, Primkopau mengatakan, bahwa saat kejadian berlangsung ia tak berada dilokasi. Namun menurut cerita kejadian tersebut dari Irfan, rekan korban yang saat kejadian dalam posisi dibonceng.

Menurut cerita Irfan, korban meninggalkan kantor 21.00 Wita dan diperkirakan tiba di rumahnya sekitar pukul 22.00 Wita. Baru saja sampai, Irfan memanggil untuk sama-sama melayat ke rumah sepupu yang meninggalkan dua pekan lalu. Mereka pergi berboncengan. Dalam perjalanan, tiba-tiba dua orang pria menumpang motor menyalip kendaraan korban dan menghentikan motornya.

” Sempat terjadi adu mulut antara Mikael dan pelaku kemudian menyerang korban pakai badik mengakibatkan korban terluka. Irfan yang panik ketakutan langsung lari. Pelaku menikam bagian perut Mikael tangan dan punggung. Mikael meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS Ibnu Sina,” kata Simon mengutip cerita Irfan.

Editor : Arjuna