Ketegangan Mewarnai Pengembangan Begal

SimponiNews.com – Makassar – Aparat kepolisian Resmob Polsek Panakkukang mengamankan tersangka begal dan penadah, Jumat (15/3/2019) sekitar pukul 01.00 Wita.

Tersangka Ahmad Edy warga Tidung Mariolo dibekuk di kediamannya oleh Tim Resmob Polsek Panakkukang yang dipimpin Panit Ipda Roberth Hariyanto Siga, Danteam Aiptu Julianto dan Wadantim Bripka Dzulqadri.

Selanjutnya tersangka digelandang ke Posko Resmob Polsek Panakkukang untuk dilakukan interogasi.

Hasilnya tersangka mengakui aksi kejahatannya, pencurian dengan kekerasan (Begal) diwilayah hukum Polsekta Panakkukang dan Polres Gowa.

Kemudian personil Resmob Polsek Panakkukang melakukan pengembangan terhadap penadah dan barang bukti di jalan Tidung Mariolo Kecamatan Rappocini kota Makassar disebuah bengkel.

Polisi berhasil mengamankan Ansari Zulkifli yang berperan menjual handphone curian kepada seseorang seharga 800 ribu di jalan Sabutung.

Sebelum terjadi penangkapan sempat terjadi ketegangan oleh pihak keluaga yang tak ingin anaknya dibawa, namun saat diperlihatkan tersangka yang terlebih dahulu diamankan akhirnya mereka melepas untuk digelandang ke kantor polisi.

Pengembangan pun dilanjutkan menuju jalan Sabutung kota Makassar dan mengamankan barang bukti 1 unit handpone merek Vivo F 11 warna hitam.

Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap membenarkan adanya tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) beserta barang bukti 1 bilah pisau dapur, 1 unit motor dan 1 unit handhpone. Sebelumnya polisi berhasil mengamankan 1 bilah pisau dapur yang digunakan menodong korbannya dan 1 unit sepeda motor.

Tersangka sendiri kami terapkan pasal 365 ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara.”tutup Ananda