Tiga Pelaku Curat Diamankan, 2 Diantaranya Terpaksa Dilumpuhkan

SimponiNews.com – Makassar – Personil Resmob Polda Sulsel mengamankan 3 pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) dan 2 diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, Senin (8/4/2019) sekitar pukul 23.00 Wita.

Pengugkapan pelaku Curat, mendapat informasi dari warga terkait keberadaan para pelaku sedang berada di jalan Abunawas Daeng Rani kota Makassar, sehingga Kanit Resmob Polda Sulsel AKP. Edy Shabara MB, Sik memerintahkan personilnya untuk melalukan penangkapan.

Adapun tersangka curat yang berhasil diamankan yakni, Arif Wansyah Junaidi alias Habibi (19), M. Alwi Mahmud (18) dan M. Anang Pratama (15) dengan berdasarkan laporan polisi : STPL / 896 / VIII / 2018 / Restabes Makassar / Sek Tamalate

Tak hanya itu polisi turut mengamankan 3 orang penadah (480) N. Alvidar (29) warga jalan Balang Baru, Andi (21) warga jalan Balang Baru dan, Liwang Daeng Tarang (45) warga jalan Abdul Kadir kota Makassar.

Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Shabara MB, Sik menerangkan bahwa 3 orang tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian di jalan Abunawas Daeng Rani kota Makassar dan mengambil barang berharga berupa satu unit LED merek Nagoya, 1 unit Samsung Tab, 1 unit laptop Lenovo warna hitam dan perhiasan emas berupa gelang, cincin, kalung serta sepasang anting.

Selanjutnya personil Remob Polda Sulsel melakukan pengembangan pencarian barang bukti dan penunjukan TKP,  pelaku Arif Wansyah Junaidi alias Habibi dan M. Alwi Mahmud saat diturunkan dari mobil, keduanya memberontak dan berusaha melarikan diri sehingga terjadi pengejaran dan tembakan peringatan terdengar berulang kali namun tak diindahkan sehingga tindakan tegas dan terukur berhasil menghentikan langkah keduanya.

Melihat kondisi luka yang dialaminya luka tembak pada bagian betis sebelah kanan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit  bhayangkara untuk perawatan medis.”kata Edy Shabara.

Selanjutnya dua dari tiga pelaku Lk. ARIF WANSYAH JUNAIDI alias HABIBI dan Lk. M. ALWI MAHMUD dibawa untuk dilakukan pengembangan pencarian barang bukti dan penunjukan tkp namun setelah diturunkan dari mobil untuk penunjukan kedua pelaku tersebut memberontak melawan petugas dan berusaha melarikan diri sehingga petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, akan tetapi tidak diindahkan oleh kedua pelaku tersebut sehingga petugas melakukan tindakan tegas dengan menembak kearah kaki pelaku dgn maksud untuk melumpuhkan kemudian pelaku terjatuh dan mengalami luka tembak masing-masing 1 kali pada kaki kanan bagian betis. Pelaku kemudian dibawa ke RS. Bhayangkara untuk diberikan pertolongan medis.

Adapun barang bukti yang berhasil kami amankan 1 (satu) unit LED merk Nagoya warna hitam milik korban, 1 (satu) dompet warna hitam milik pelaku, 1 (satu) HP android merk samsung warna hitam milik pelaku dan menetapkan 1 orang tersangka sebagai DPO.”ucap Edy.

Selanjutnya Baik tersangka, Penadah dan Barang bukti kami serahkan ke Mapolsek Tamalate guna proses hukum lebih lanjut.”tutupnya