Mahasiswa Terlibat Bentrok Didepan Kantor Kejati Sulsel

SimponiNews.com – Makassar – Sekelompok Mahasiswa yang sedans melakukan aksi didepan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel terlibat adu kekuatan dengan aparat kepolisian.

Mahasiswa yang hendak melakukan aksi didepan kantor kejaksaan tinggi sulsel terpaksa terhenti sementara lantaran para mahasiswa terlibat adu dorong dan rebutan ban bekas dengan aparat kepolisian.

Awalnya sekelompok Mahasiswa tersebut datang didepan kantor kejati sulsel dan langsung menutup sebagian ruas jalan Urip Sumoharjo dan kemudian melakukan pembakaran ban.

Lantaran, merasa aksi para demosntran menganggu pengguna jalan, aparat kepolisian pun dengan tegas padamkan kobaran api dari Ban Bekas tersebut.

Tak terima hal itu para mahasiswa pun melakukan perlawan kepada aparat kepolisian agar Ban bekas yang dibakar tidak dipadamkan aparat kepolisian.

“Kami meminta aparat kepolisian jangan menganggu aktifitas kami, kami datang disini untuk menuntut hak kami,” ucap Jendral Lapangan, Rahmat (10/4/2019).

Dalam orasinya para mahasiswa meminta aparat penegak hukum untuk memeriksa Oknum Pejabat PT PLN Wilayah Sulselrabar dan PT PLN Area Makassar Selatan yang ditenggrai terlibat korupsi berjamaah dari mulai proses lelang PT Lisna Abdi Prima hingga sebagai pemenang proyek Penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL).

” Persoalan tersebut disinyalir merugikan PT PLN Persero Sulselrabar serta merugikan masyarakat akibat ulah PT LAP dalam melakukan penertiba, penindakan sekaligus pencabutan KWH Masyarakat.” tutupnya.