Banjir, Warga Pampang Manfaatkan Menangkap Udang Sitto dan Ikan Bolu

SimponiNews.com – Makassar – Ada hal yang menarik dan unit dari sekian wilayah yang terkena musibah banjir di kota Makassar. Terdapat di daerah Jalan Pampang 5 Kelurahan Pampang Kecamatan Panakkukang, Jumat (25/1/2019).

Banjir yang setinggi lutut orang dewasa yang melanda warga Pampang 5 ini, bukannya sibuk mencari dataran tinggi atau tempat pengungsian malah enjoy dengan disibukkan menangkap ikan bolu (bandeng) dan Udang Sitto (Lobster).

Tak jauh dari lokasi mereka tinggal, ada beberapa empang yang memelihara udang sitto dan ikan bolu, saat air meluap dari sungai pampang yang berdampak banjir. Udang dan ikan tumpah ruah ke jalan.

Dari pantauan SimponiNews.com saat berada dilokasi banjir malam hari. Sejumlah warga dengan menggenggam kayu terikat jaring berbentuk bundaran kecil dengan peralatan senter sebagai alat penerangan.

Rupanya mereka sedang mengincar mangsa yang melintas dihadapannya. Udang Sitto dan Ikan Bolu kebanyakan mereka berhasil dapat dengan jumlah yang lumayan banyak.

Hasinya mereka pakai untuk makan dan selebihnya mereka jual.

Ternyata untuk bisa menangkap udang ini, tidaklah mudah. Tidak bisa terdengar suara bising untuk bisa masuk jeratan. Jadi butuh ketenangan dan kesabaran.

Wiwin yang berhasil mendapatkan hasil lumayan banyak menerangkan, udang dan ikan yang aku dapat dari empang yang airnya meluap akibat banjir. “lumayan hasilnya selain untuk pakai makan juga aku jual.” Harga udang sekilo Rp. 120 Ribu.

Sambung Wiwin yang kesehariannya kuli bangunan,  Banjir disini membawa berkah buat kami. Hasil tangkapan udang dan ikan uangnya lumayan banyak daripada jadi kuli bangunan. Dalam semalam bisa dapat 5 sampai 10 Kilo.

Rasa kasian tertutur dari mulutnya, pemilik empang pasti merugi akibat banjir ini. Ikan dan udangnya lepas sebelum masa panen.”tutupnya.