Pelaku Begal Sadis Mengalami Cedera Saat Lomba Lari Dengan Petugas

SimponiNews.com – Makassar – Ada ada saja akal bulus pelaku kejahatan untuk bisa mengelabui polisi untuk bisa kabur dari pengawalan Polisi, Ambo Firman (26) warga Sultan Abdullah kota Makassar terpaksa dilarikan ke rumah sakit bhayangkara untuk perawatan medis, Kamis (4/7/2019).

Saat tim gabungan Timsus Polda Sulsel dan Jatanras Polres Maros melalukan pengembangan pencaharian barang bukti hasil begal, tersangka Ambo tiba-tiba meminta izin kepada petugas untuk bisa membuang air kecil.

Keinginannya pun dikabulkan, saat petugas mengawasinya jarak 2 meter, spontan dirinya kabur ke dalam semak semak, sehingga dengan spontan polisi memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali namun tak diindahkan. Tembakan tegas dan terukur terpaksa dilakukan untuk menghentikan langkahnya, 3 peluru bersarang dikaki Ambo.

Polisi pun terpaksa melarikan ke rumah sakit bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis terhadap luka tembak pada bagian kedua kakinya.

Ambo bercerita kerap melakukan aksi begal di kota Makassar dan Kabupaten Maros dengan cara menarik paksa barang berharga korban.

Uang hasil kejahatan hanya dipakai untuk membeli narkotika jenis shabu di Kampung Saperia kota Makassar.”kata Ambo.

Kabid humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani membenarkan bahwa tim gabungan Timsus Polda Sulsel bersama Jatanras Polres Maros telah mengamankan tersangka pencurian dengan kekerasan (begal) sadis.

Dicky menambahkan pelaku ini tak segan melukai korbannya dan salah satunya seorang ibu harus menjalani perawatan medis dengan kondisi kritis di rumah sakit.

Untuk tersangka akan dijerat pasal 365 KHUP Ancaman hukuman minimal 7 tahun penjara dan tersangka sendiri sudah diserahkan ke Mapolres Maros guna proses hukumnya.”tutup Dicky

Penulis : Sampara / Editor Mila Karmila

Kunjungi Twetter dan Youube SimponiNews.com (berita dan video terkini).