Residivis Curanmor Lintas Kabupaten Melawan Petugas, Beginilah Nasibnya

SimponiNews.com – Makassar – Personil Resmob Polsek Panakkukang Terpaksa melumpuhkan dengan timah panas kedua kaki residivis curanmor lantaran berusaha melawan petugas, Senin (12/8/2019) sekitar pukul 04.00 Wita.

Muh. Fajar Amran (19) warga Panciro Kabupaten Gowa yang merupakan residivis pencurian kendaraan roda dua (Curanmor) mengalami luka tembak pada bagian kaki kanan 1 kali dan kaki kiri 2 kali lantaran memanfaatkan kelelahan personil resmob polsek panakkukang yang baru kembali dari Kabupaten Jeneponto mengamankan 3 unit sepeda motor dengan cara memberontak dan melakukan perlawanan dengan berusaha kabur.

Namun kesigapan personil resmob polsek panakkukang yang dipimpin Panit Ipda Roberth Hariyanto Siga didampingi Danteam Bripka Dzulqadri melakukan pengejaran dan memberikan tembakan peringatan ke udara berulang kali, namun upaya tersebut tak diindahkan pelaku.

Tindakan tegas dan terukur yang dilakukan personil resmob polsek panakkukang berhasil menembak kedua kaki pelaku dengan tepat sasaran dan menaikkan pelaku ke mobil patroli untuk dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

Panit Resmob Polsek Panakkukang Ipda Roberth Hariyanto Siga menjelaskan bahwa kami terpaksa melumpuhkan tersangka lantaran berusaha melawan petugas dan berusaha kabur dengan menembak kedua kaki pelaku sebanyak 3 kali.

Adapun barang bukti kami sita 3 unit sepeda motor yang dijual di Kabupaten Jeneponto seharga Rp. 1,3 juta per unitnya kepada penadah.

Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap membenarkan laporan tersebut dan saat ini tersangka sudah berada dalam sel tahanan Mapolsek Panakkukang guna menunggu proses pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis : Sampara