Polisi Humanis Saat Hadapi Bentrok, Belasan Polisi Mengalami Luka Busur Panah

SimponiNews.com – Makassar –  Bentrok yang terjadi di jalan AP Pettarani dan Urip Sumoharjo, belasan polisi yang mengalami luka lantaran menancap anak panah pada tubuhnya, Sabtu (28/9/2019).

Bentrok tak terhindarkan setelah Mahasiswa, Pelajar dan warga menyerang aparat kepolisian dengan melempari batu, bom molotov  petasan dan busur dibawah jembatan fly over.

Polisi berusaha memukul mundur dengan hanya menembakkan gas air mata dan water canon dari dua arah yakni jalan Urip Sumoharjo dan jalan AP Pettarani.

Polisi sudah berusaha keras untuk menghentikan pelemparan dan membuka blolade jalan agar masyarakat bisa menggunakan arus lalu lintas yang mana pada sore hingga hari lumpuh total.

Dengan memakai tameng sebagai benteng pertahanan mampu dijebol oleh massa anarkis sehingga belasan polisi mengalami luka lemparan batu dan anak panah menancap pada tubuhnya.

Polisi dalam kejadian ini tidak meladeni aksi anarkis malah berbalik humanis, beberapa mahasiswa, pelajar dan warga yang berhasil ditangkap hanya memberikan siraman rohani dan segera pulang kerumah jangan kembali bergabung dengan mereka.

Hingga akhirnya beberapa warga dan pengguna jalan yang sudah kesal terhadap massa anarkis yang sudah merusak fasilitas umum dan bahkan salah satu rumah warga nyaris terbakar akibat ulah mereka. Malah turut membantu aparat kepolisian yang sudah sangat kelelahan dengan mengambil batu dan menyerang massa anarkis.

Selama 4 jam bentrokan terjadi akhirnya polisi berhasil menjinakkan mereka sehingga pukul 22.30 wita. Dua arus lalu lintas kembali berjalan normal kembali.

Penulis : Sampara