Polisi Vs Mahasiswa Kembali Bentrok di Jalan Pettarani dan Urip Sumoharjo

SimponiNews.com – Makassar – Aksi Damai berujung bentrok selama 4 jam di jalan Urip Sumoharjo dan AP Pettarani, Jumat (27/9/2019).

Usai melakukan aksi unjuk rasa didepan gedung DPRD Provinsi Sulsel dan dibawah jembatan Fly Over.

Kemudian Mahasiswa, pelajar dan warga langsung menyerang polisi yang berjaga dibawah jembatan fly over sekitar pukul 17.45 Wita. Dengan menggukan batu, busur, petasan dan bom molotov.

Bentrokan ini hanya berjalan 15 menit dimana azan magrib berkumandang baik perserta aksi maupun polisi menghargai orang sedang menjalankan ibadah memilih break

Kemudian massa akai kembali melakukan hujan batu, petasan, busur dan bom molotov. Polisi membalas dengan menembakkan gas airmata.

Bentrokan tak terhindarkan dengan terbagi dua yakni di jalan Urip Sumoharjo dan jalan AP Pettarani sehingga arus lalu lintas lumpuh total.

Beberapa kali polisi memerintahkan massa aksi untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah namun tak dindahkan.

Tembakan gas airmata yang diarahkan kepada massa aksi tak membuat nyalinya ciut bahkan semakin menjadi- jadi melakukan pelemparan hingga pukul 22.00 wita.

Tugas polisi kali ini hanya meminta massa aksi tidak anarkis, merusak fasilitas umum dan membuka blokade jalan.

Polisi menjadi humanis, Beberapa pelaku tawuran yang kedapatan oleh polisi hanya memintanya untuk segera pulang ke rumah dan jangan kembali bergabung kepada temannya yang masih bertahan untuk melakukan perlawanan.

Sekitar pukul 22.30 wita. Para pengguna jalan akhirnya bisa melalui dua jalur yang menjadi obyek bentrokan.

Penulis : Sampara