Sang Ibu Histeris Melihat Anaknya Tewas Terkena Busur

SimponiNews.com – Makassar – Seorang ibu histeris melihat anaknya tewas terkena busur bagian dada lantaran diduga terlibat tawuran di wilayah hukum Polsek Biringkanayya, Kamis (3/10/2019)

Aldi (16) tahun warga Perumahan Grand Sudiang kota , Makassar tewas dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Malebu setelah dadanya terkena busur panah sedalam 10 cm yang diduga kuat terlibat tawuran yang lokasinya masih simpang siur yang jelas masih diwilayah hukum Polsek Biringkanayya.

Korban diketahui keluar dari rumah sekitar Pukul 18.30 Wita dijemput oleh kedua temannya Akbar dan Dadang dari hasil interogasi terhadap Pamannya Azis.

Kemudian korban diketahui mengalami luka bagian dada setelah dua orang pengendara motor mengantar korban di jalan Asri 3, korban sempat mendapat pertolongan terhadap dua orang saksi Putra dan Andre dengan memberikan kopi pada lukanya dan memberikan handiplash.

Lantaran kondisi korban semakin memburuk dan ngawur saat bicara lantaran bau minuman keras sehingga kedua saksi Putra dan Andre mengantar korban ke rumah duka Perumahan Grand sudiang. Kemudian pihak keluarga mengantar korban menggunakan ambulans menuju rumah sakit Malebu namun dalam perjalanan korban menghembuskan nafas terakhir.

Sang ibu Rosnani mendapat kabar pagi harinya bahwa anaknya meninggal dunia lantaran terkena busur sehingga menuju ke rumah orangtuanya melihat anaknya sudah terbujur kaku. Sang ibu histeris mengeluarkan airmata sambil berteriak yang tidak percaya anaknya begitu cepat pergi meninggalkannya.

Korban merupakan anak pertama Rosnani dari Suami keduanya. Sang Ibu Diketahui memiiki 3 orang suami.

Polisi dari Polsek Biringkanayya kini memeriksa dua orang saksi yang mengantar korban ke rumah duka.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko membenarkan adanya korban seorang remaja Birinisial A meninggal dunia terkena paku sedalam 10 Cm pada bagian dada.

Korban tewas diduga terlibat tawuran namun belum tau persis dimana lokasi kejadiannya, namun kami sudah memeriksa dua orang saksi yang sudah menjalani proses pemeriksaan secara internsif di Polsek Biringkanayya.”ucap Indra

Untuk saat ini kami masih dalami kasus ini dan melakukan pengejaran terhadap siapa-siapa yang terlibat tawuran dan siapa pelaku yang menyebabkan korban meninggal dunia.”tutupnya

Penulis : Sampara