Peningkatan Positif Covid-19 yang Signifikan, PSBB Makassar Bakal Diperpanjang

SimponiNews.com – Kota Makassar memberi isyarat akan memperpanjang masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB). Hal ini terungkap dalam rapat evaluasi pelaksanaan PSBB Kota Makassar, Selasa (5/5/2020).
Berdasarkan onformasi yang diterima evaluasi ini dihadiri jajaran pejabat Pemkot Makassar, TNI dan pihak kepolisian. Hadir pula sejumlah stakeholder terkait hang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Makassar. Selama permberlakuan PSBB, masih terdapat sejumlah pelanggaran pembatasan aktifitas. Diantaranya masih ada aktifitas jual beli oleh sejumlah unit pedagangan dan usaha selain yang diperbolehkan serta aktifitas beribadah yang melibatkan banyak orang.

Selain itu masih ada peningkatan pasien positif di Kota Makassar. Dinkes Kota Makassar mencatat, ODP mencapai 964 orang, PDP 428 dan positif 421 orang termasuk luar wilayah sebanyak 106 orang jadi jumlah total khusus kota Makassar sebanyak 315 orang yang tersebar di 15 kecamatan. Ditambah penumpang KM Lambelu sebanyak 92 orang.
Jubir Covid-19 Makassar, Ismail Hadjiali menegaskan, pihaknya hanya bisa menyampaikan progres penerapan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan PSBB. Mengenai keputusan apakah diperpanjang atau tidak, semuanya ada di tangan menteri Kesehatan. “Kita evaluasi, sampaikan progresnya melalui surat ke pak gubernur, kemudian disampaikan ke Menkes. Nanti pusat yang memutuskan apakah di perpanjang atau tidak,” ujar Ismail Hadjiali.

Menurutnya, Makassar sebagai sebuah kota besar sudah menjadi episentrum penyebaran Covid-19 dari segi epiemiologi, dengan mempertimbangkan kriteria dan indikator dari Kemenkes. “Kalau kita lihat hampir dua pekan, memang ada peningkatan yang siginifikan , tapi kan ada juga yang sembuh, meski ada juga yang meninggal. Kita ini episentrum, apalagi Gowa yang juga sedang melakukan PSBB butuh dukungan, tapi keputusan tetap ada di Kementerian, ” pungkasnya.