Hati-hati! Mulai Besok Salah Parkir di Balaikota Makassar Kendaraan Digembok

Simponinews.com – Masa uji coba aturan parkir di kawasan Balaikota Makassar berakhir, Senin hari ini. Mulai besok pemerintah kota akan menerapkan aturan tegas terhadap kendaraan yang melanggar.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Mario Said mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah marka yang tersedia di sejumlah titik, baik di Jalan Slamat Riyadi maupun Jalan Balaikota.

“Rambu-rambu lalu lintas, rambu dilarang parkir dari jalan di sebagaian terkhusus di balaikota, kiri kanan. Kalau internal itu kan pengamananannya dari Satpol pp, tergantung nanti satpol pp,” kata Mario saat ditemui di Rujab Wali Kota Makassar, Senin (1/6).

Bagi pengendara yang melanggar di luar balaikota, kata dia, akan digembok. Sedangkan di dalam kawasan balaikota akan ditindaklanjuti oleh Satpol-PP.

“Yang jelas kita nanti menyiapkan gembok, kalau di dalam itu ranahnya Satpol pp, kalau di luar kami akan menyiapkan bersama dengan pihak kepolisian,” kata dia.

Diketahui, Balaikota Makassar yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, kerap menjadi lokasi kemacetan, utamanya pada pulang kantor.

Sebelumnya Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengatakan khusus di balaikota, yang dapat memarkir kendaraannya hanya eselon II sampai eselon III. Untuk ASN disiapkan lokasi parkir di Karebosi Link dan Kanrerong.

“Khusus di balaikota nanti yang boleh parkir di sana tidak semua, jadi hanya level kepala dinas sampai eselon III parkir di sana,” kata Yusran.

Yusran menjelaskan pemerintah harus menjadi contoh dalam hal penataan parkir.

“Kita harus jadi contoh dulu, bagaimana kita menertibkan lain lain kalau pemerintah sendiri tidak bisa menetibkan dirinya,” terangnya.

Dan statement Yusran perkuat dengan adanya Surat edaran dengan nomor :550/194/S.edar/Dishub/V/2020 tentang sosialisasi pengawasan dan penindakan pengaturan area parkir balaikota yang terbit pada 22 Mei lalu.

Di mana dalam surat edaran tersebut berisi sejumlah poin penting. Di antaranya bagi kendaraan roda dua diarahkan ke Museum Balaikota, sedangkan untuk kendaraan roda empat, diarahkan ke Karebosi link dan Kanre Rong.

Tahapan sosialisasi dan simulasi pun dilakukan per 27 Mei hingga 1 Juni 2020.